Archive for December, 2006

reva’s school exhibition

Thursday, December 21st, 2006

kamis kemarin 21 desember 2006, gw ma ajo cuti, sengaja milahin waktu buat nonton project exhibition sekolahnya reva, sebenarnya, project exhibition ini 2 hari tanggal 20 dan 21 desember 2006, yang tanggal 20nya barengan sama last day sport week, which hari itu giliran "play at the water". sedangkan tanggal 21nya barengan sama pembagian report semester 2.

nah karena ada 2 hari, yaaa saya pikir ga perlu dua-duanya dateng, bisa-bisa melotot pak manager hehehe bahkan tadinya mau ajo aja yang hadir, berhubung dia udah diapprove cutinya, dan memang ga ada keharusan ortu harus dateng buat ambil raport tersebut.

ehh ternyata reva ngambek.. (via telpon) karena waktu dia jaga stand "flower master" projectnya banyak mommy mommy dateng katanya, tapi ga ada bunda…. padahal reva bikin kartu juga, yahhh maaf deh reva yaa…

langsung dehhh ijin cuti sama pak ari bilang reva besok exhibition dan ambil raport hehehhe

ternyata tgl 21 ortu ramai juga yang dateng, karena memang barengan dengan assemblynya SD, dan pengumuman juara umum sport week competition.

semua saya rekam termasuk ketika reva maju ke panggung buat dikalungin medali…. and will be posted immediately at www.akrevalina.multiply.com. (ga mungkin hari ini karena saya lupa bawa usbnya hahaha cuma bawa camcordernya aja)

nah ketika exhibitionnya dibuka, saya dan ajo langsung menuju ke flower master project, hahahah seperti biasa narcis ma anak sendiri, jadi ga mampir ke project lain. seperti kata wenny, siapa sihhh yang ga narcis ma anak sendiri hehehe.

agak deg deg an ngeliat reva pelan sekali merangkai bunga, setelah dia menancapkan beberapa bunga, reva terlihat terus sibuk menggunting daun, wahhh kok reva ga nancepin daunnya ya? malah sibuk botakin tangkai daun? saya udah larak lirik teachernya, dan tanya ajo.. "mmm perlu diingetin ga ya gurunya?" "ga usah" tenang ajaaa kan gurunya bilang use or creativity, ya mungkin reva mo bikin bunga kering tanpa daun"

ehhh ternyata reva akhirnya menancapkan daun daun itu, dia sengaja menggunting kecil kecil biar bunganya ga ketutup, dan hasilnya selesai tepat waktu and beautifulll cerdaasss kalau kata saya sih (hehehe narcis time)

wahh emang iya yaa hampir aja saya menganggu ide reva hehehe dan memaksakan kehendak emak emak.

nah begitu selesai… gurunya menginstruksikan untuk memberikan kepada siapa bunga itu… dan kartu yang kemarin dia buat, dan sang guru mengigatkan bahwa besok mothers day, anak anak pun berlarian mau kasih bunga itu buat mommynya

begitu juga reva, ehh tapi ada yang bikin berjuta rasanya, guess what? bunda itu memang dikasih buat saya sambil bilang i love you bunda…

tapiii kartu yang dia buat kemaren dan saya tidak hadir dipersembahkan buat ms manda guru kelasnya, bertuliskan i love you ms manda… merry christmas, daun dia susun jadi pohon natal dan dihias dengan cantik.

ms mandanya sambil bilang thank you lirik saya

seneng … reva nunjukin toleransi beragamanya dengan baik… dan sayang sama gurunya

sedihh….ga seperti ibu ibu lain dikasih kartu ma anaknya

wahh working mom berjuta rasanya…..

eh iya… happy mothers dayyy yaaa to all of you you are the greatiest mommies in the world …..

Diare & Muntah

Friday, December 8th, 2006

Akhir akhir ini, di mailing list banyak pertanyaan soal diare, muntah, batuk pilek, dan beberapa sms teman –teman juga begitu, anaknya mengalami diare. 

Saya masih ingat karena diare inilah saya menemukan kenyataan bahwa dokter yang komunikatif, baik hati dan ramah mau dihubungi 24 jam tidaklah cukup, dan menemukan dokter yang hamper 100% ideal (hehehe ga mungkin lah 100%) tapi ingettt bergantung pada dokter juga tidak boleh, karena dokter juga manusia, jadi wajar dokter khilaf, nah kalau kita dibekali sedikit pengetahuan, maka masih bisa mengingatkan sang dokter tentunya dengan senyum dan tidak berlagak sok tahu. Idealnya terjalin komunikasi 2 arah yang sepadan antara dokter dan pasiennya.

Saat ini saya ingin sedikit mengulas mengenai muntah dan diare, hasil dari baca-baca cuplik cuplik dari artikel-artikel dan makalah dari seminar PESAT

Kapan sih kita bisa mengatakan bahwa seseorang diare atau muntaber (muntah berak)?

  1. feses encer dan/atau berair,

  2. frekuensi lebih dari 3 – 5 kali perhari,

  3. kadang disertai muntah.

  4. kadang ada lendir di faeces

  5. kadang ada darah di faeces (diare karena amuba)

  6. muntah tanpa didahului batuk atau muntah buang lender/dahak (anaknya mba dewi joris dan mba luluk pernah muntah hebat lebih dari 16 kali sehari kalau tidak salah)

Prinsip utama, diare dan muntah itu gejala dari suatu penyakit, jadi yang diobati jangan gejalanya tapi cari dulu penyakit/penyebabnya setelah itu baru dilakukan pengobatan sesuai kebutuhan

Apakah muntah dan diare berbayaha?

Diare menyebabkan kehilangan garam (natrium) dan air secara cepat, yang sangat penting untuk hidup. Jika air dan garam tidak digantikan cepat, tubuh akan mengalami dehidrasi. Kematian terjadi jika kehilangan sampai 10% cairan tubuh. Diare berat dapat menyebabkan kematian.  (guideline diare by dr farina dan dr arifianto www.sehatgroup.web.id)

Diare yang disebabkan oleh amuba yang ditandai dengan adanya darah. Lendir pada faeces, amuba sendiri harus diliat di lab ga bisa dengan kasat mata atau dikira kira.

Terus gimana kalau seseorang muntah dan diare?

1.        jaga agar asupan cairannya tercukupi, yaitu dengan memastikan tetap minum sedikit sedikit tetapi sesering mungkin. Ini penting untuk menggantikan cairan yang hilang lewat muntah ataupun diare. Cairan apapun yang doyan jus buah juga boleh, teh manis, jus buah yg dijadiin es batu (tempel tempel dibibir kalau anak ngga mau minum, lumayan setetes setetes, wong kalau diinfus juga setetes setetes kan?), kalau minumannya mengandung gula harus diencerkan lebih bagus gulanya sekedar aja. Diare ga diare ga butuh gula banyak banyak kan?

2.        Jangan berikan obat yang dapat mengurangi muntah atau diare. at-obatan itu tidak berguna dan berbahaya.

Apasih bahaya kasih obat pemampat? Bukannya bagus jadi ga diare lagi?

Iya diare berhenti, tapi penyebabnya? Masih betah di usus. Kalau amuba penyebabnya? Trus karena dimampetin sama obat diare atau muntah, itu amuba jadi nangkring diusus dan membesar merusak usus, gimana? Ini bisa jadi bahaya laten.

3.        Beri minum setiap kali muntah. Tetap berikan ASI untuk bayi yang masih menyusui. Bagi bayi yang minum susu formula, susu tetap diberikan tidak perlu gonta ganti merek atau dicairkan.

4.        Berikan anak yang lebih besar satu cangkir (150-200 ml) cairan untuk setiap muntah banyak atau diare.

5.        Teruskan pemberian makanan jika anak anda masih mau makan, tapi jangan dipaksa ya, bisa dibantu apel kukus, pisang kukus.

6.        Rajin rajin cuci tangan sampai bersih dengan sabun dan air hangat, khususnya sebelum memberi makan dan sesudah mengganti popok atau celana.

7.        Pisahkan anak atau bayi yang terkena diare dari anak atau bayi lain sebisa mungkin, sampai anak tersebut sudah berhenti diare.         

8.        minum oralit (dalam bentuk kantung sachet dengan atau tanpa rasa tambahan) atau pedialyte untuk anak diatas 2 tahun bisa pocari sweat

9.        periksa faecessnya. Saya termasuk orangtua yang paranoid, jadi ketika anak mencret lebih dari 3x selama 2 hari, saya pasti ngubek ngubek faecessnya, karena periksa faeces di laboratorium murah, jadilah saya langsung saja periksa faecess ke laboratorium untuk memastikan apakah diare karena virus atau bakteri.

nomor 9 ini mesti diedit, secara hari ini saya dapat koreksian dari bunda dokter (thanks dok)

De,

—-cut— kan indikasi periksa tinja pada diare: (1) tinja berdarah, (2) diare kronis, (3) anak gizi kurang.

Bakteri pasti ada di tinja, wong usus isinya bakteri melulu
ya kan.
jadi indikasi periksa tinja bukan buat lihat bakteri dong ya …

hal penting yang harus diingat tanda-tanda dehidrasi jadi harus segera ke dokter

  1. mulut kering dan rasa haus.

  2. gelisah,

  3. elastisitas (turgor) kulit berkurang kalau dicubit lammmmaaaaa banget baliknya

  4. mata cekung,

  5. ubun-ubun mencekung (pada bayi),

  6. dan tidak adanya air mata sekalipun menangis keras.

  7. BAK kurang dari 3x dalam 24 jam

  8. lemah lesu tak berdaya tak mampu bangun, tak sadar diri

  9. muntah terus ga ada cairan yang bisa masuk

  10. sakit perut bangettttt

nah ada tambahan lagi salah satu penyebab diare bisa jadi karena antibiotik, jadi…. jangan sampe kalau lagi diare dapat antibiotik yang ga sesuai, salah salah bakteri baik di usus yang seharusnya bisa membantu memerangi bakteri jahat penyebab diare malah dibunuhin sama tuh antibiotik. nah ini mesti dibahas tersendiri nih, kapan kapan deh ya

ps: kalau ada yang salah… mohon dikoreksi…

vaksinasi ga cuma buat anak-anak lohh

Tuesday, December 5th, 2006

Tak jarang muncul pertanyaan di mailing list sehat, mengenai seorang ibu yang sedang hamil kemudian terinfeksi virus, yang paling sering saya baca adalah rubella, mumps (gondongan), dan cacar air (mmm cacar air satu dua bulan ini mewabah banget ya, bahkan di sekolah reva). Ketika baca… pertanyaan mereka, saya langsung berdoa, tapi juga kecewa, ini salah satu bukti, bahwa pentingnya vaksinasi belum tersosialisasikan dengan baik, jangankan untuk orang dewasa, wong buat anak-anak aja masih pro kontra.

Alhamdulillah, saya termasuk pemegang prinsip “lebih baik mencegah daripada mengobati” jadi, walaupun reva belum berusia 10 tahun (rekomendasi IDAI vaksinasi cacar 10 tahun), reva ketika usia 2 tahun sudah saya berikan vaksinasi cacar air (varicella), sehingga reva tidak perlu ketularan. dan wira rencananya usia 12 bulan akan saya berikan vaksinasi varicella tersebut. Saya sendiri yang sejak kecil belum pernah kena cacar air, ketika merencanakan kehamilan wira, saya terlebih dulu melakukan vaksinasi cacar air dan mmr.  Jadi ketika cacar air mewabah di kantor saat hamil wira, saya baik-baik saja, begitu juga ketika wenny sakit cacar air, padahal sehari sebelumnya kita seharian bersama-sama di seminar.

Loh dek? Buat apa kamu vaksin lagi? Memang waktu kecil belum? Bukannya makin gede makin kuat?

Bukannya repot vaksin saat dewasa? Apalagi udah nikah? (ya.. kalau dewasa vaksin, ga boleh pembuahan tuh apalagi hamil, harus beri jarak beberapa bulan, makanya teman teman yang belum nikah, vaksin dari sekarang, jadi pas menikah bisa langsung hamil, dan insya allah kehamilanya dijauhkan dari penyakit infeksi)

memang kenapa sih Harus Imunisasi?

Saya coba kutip definisi imunisasi dari web sehat (www.sehatgroup.web.id)

Imunisasi adalah suatu proses untuk membuat sistem pertahanan tubuh kebal terhadap invasi mikroorganisme (bakteri dan virus) yang dapat menyebabkan infeksi sebelum mikroorganisme tersebut memiliki kesempatan untuk menyerang tubuh kita. Dengan imunisasi, tubuh kita akan terlindung dari infeksi begitu pula orang lain karena tidak tertular dari kita. Oleh karena itu imunisasi harus dilakukan oleh semua orang (pengecualian pada kelompok orang dengan keadaan-keadaan tertentu) agar pada akhirnya nanti infeksi dapat musnah dari muka bumi.

Memang kenapa kalau hamil terinfeksi rubella atau mumps, atau cacar air?

"If a pregnant woman contracts rubella, especially during her first trimester, the virus can cause death or serious birth defects in the developing fetus." (http://www.mayoclinic.com/health/rubella/DS00332)
nahh… sebelum nasi terlanjur jadi bubur… mendingan buruan yang ada rencana married or hamil segera dehhh vaksin

kalau belum yakin buka link berikut  http://www.cdc.gov/nip/recs/adult-schedule.pdf. disini dijelaskan panjang lebar mengenai imunisasi untuk orang dewasa, jadi sebenarnya tidak hanya untuk persiapan kehamilan yang sehat

Ada vaksin apa aja sih? untuk penyakit apa aja?

Yang saya tau, ada 10 jenis vaksinasi yang dapat mencegah terjadinya infeksi yaitu;

Vaksin polio mencegah penyakit polio,

Vaksin campak mencegah penyakit campak,

Vaksin hepatitis B mencegah penyakit Hepatitis B

Vaksin MMR mencegah penyakit gondongan, rubella(campak Jerman),

Vaksin DPT mencegah penyakit difteria, tetanus, batuk rejan (Pertusis),

Vaksin HIB mencegah penyakit meningitis,

Vaksin Varicella mencegah penyakit cacar air,

Tapi kok ada anak yang ga diimunisasi baik-baik aja tuh malah ga pernah sakit?

Adn banyak ibu hamil yang sebelum hamil ga vaksin juga baik baik aja?

Menurut web sehat lagi (ya karena diriku kan bukan dokter jadi lebih baik mengutip dari sumber terpercaya kan)

Secara garis besar, ada 2 kemungkinan;

Pertama, jika anak tidak pernah terpapar dengan mikroorganisme penyebab infeksi, maka tidak akan terjadi apa-apa, anak akan tumbuh sehat.

Kedua,  jika anak terpapar dengan mikroorganisme penyebab infeksi, kemungkinan anak akan menderita penyakit atau tidak tergantung bagaimana kekebalan tubuhnya apakah dapat melawan mikroorganisme tersebut atau tidak. Anak dapat sakit ringan saja dan hanya perlu beristirahat dirumah, ataupun gejalanya cukup berat hingga harus dirawat di rumah sakit, ataupun dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian. Selain itu, dengan“membawa” mikrooragisme dalam tubuhnya, ia dapat menularkan penyakit ke orang lain di sekitarnya yang juga tidak memiliki perlindungan terhadap mikroorganisme tersebut dan pada akhirnya dapat menimbulkan epidemi dengan begitu banyak penderita yang sakit hingga meninggal.

aman ga sih? Ada efek samping ga? Halal ga?

Ya ga 100% sihh, bisa aja nyeri pada tempat suntikan, demam dan 1 diantara 1 juta suntikan ada yang alergi.

Autis? Hehehe email-email menyesatkan itu bisaaa aja ya…. kalau memang terbukti menyebabkan autis, hayooo kita bersama-sama tuntut WHO ke mahkamah internasional

Halal? Yaaa isu ini belakangan merebak, sampai sampai negara afrika menghentikan kewajiban vaksin polio, kemudian rakyatnya yg terinfeksi menunaikan ibadah haji, kemudian menularkan ke jamaah indonesia, kemudian dibawalah itu virus ke indonesia…. dan akhirnya sertifikat bebas polio di indonesia di cabut hiks hiks…. jadilah ada PIN lagi PIN lagi, ngabisin uang negara ga sihhhh?

Nah daripada habis mikirin rumor ga jelas, kenapa kita ga yakinin diri aja bahwa menderita penyakit-penyakit yang dapat dicegah oleh vaksin jauh lebih berbahaya

jadwal makan wira 6 - 9 bulan

Sunday, December 3rd, 2006

dear all,

semoga bermanfaat

Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst_1 Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst_2 Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst_3 Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst_4 Jadwal_makan_wira_6_9_bulan_utk_friendst_5